Sesungguhnya Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah terjadi jika seorang mukmin melakukan apa yang diharamkan Allah kepadanya
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قال: قال رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم: «إِنَّ اللهَ يَغَارُ، وَإِنَّ الْمُؤْمِنَ يَغَارُ، وَغَيْرَةُ اللهِ أَنْ يَأْتِيَ الْمُؤْمِنُ مَا حَرَّمَ عَلَيْهِ».
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah terjadi jika seorang mukmin melakukan apa yang diharamkan Allah kepadanya."
Sumber: Muttafaq 'alaih
Penjelasan
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa Allah itu cemburu, benci dan tidak suka sebagaimana orang beriman juga cemburu, benci dan tidak suka. Adapun sebab kecemburuan Allah ialah ketika seorang mukmin melakukan perbuatan-perbuatan keji yang Allah haramkan padanya seperti zina, liwat, mencuri, minum khamar dan lainnya.
Pelajaran dari hadits ini
- Mewaspadai murka dan siksa Allah ketika perkara-perkara yang diharamkan-Nya dilanggar.
Hadits, terjemahan, derajat dan penjelasan: Ensiklopedia Hadits Terjemah, HadeethEnc.com (diambil 2026-11-02). Lihat di HadeethEnc.com