“Siapa yang berpuasa karena iman dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapa yang berpuasa karena iman dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Sumber: Muttafaq 'alaih
Penjelasan
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa orang yang berpuasa di bulan Ramadan atas dasar iman kepada Allah, mengimani kewajiban puasa dan pahala melimpah yang disiapkan oleh Allah Ta'ala kepada orang-orang yang berpuasa, serta mengharapkan wajah Allah Ta'ala, bukan riya dan sumah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Pelajaran dari hadits ini
- Keutamaan dan urgensi keikhlasan dalam melaksanakan puasa Ramadan dan amal saleh lainnya.
Hadits, terjemahan, derajat dan penjelasan: Ensiklopedia Hadits Terjemah, HadeethEnc.com (diambil 2026-11-02). Lihat di HadeethEnc.com