Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat pada timbangan seorang mukmin kelak pada hari kiamat daripada akhlak baik. Sungguh, Allah benar-benar membenci orang yang tutur katanya keji lagi kotor

Sahih

عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَا شَيْءٌ أَثْقَلُ فِي مِيزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ، وَإِنَّ اللَّهَ لَيُبْغِضُ الفَاحِشَ البَذِيءَ».

Abu Ad-Dardā` -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, bahwasanya Nabi ﷺ bersabda, "Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat pada timbangan seorang mukmin kelak pada hari kiamat daripada akhlak baik. Sungguh, Allah benar-benar membenci orang yang tutur katanya keji lagi kotor."

Sumber: HR. Abu Daud dan Tirmizi

Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa yang paling berat dalam timbangan seorang mukmin kelak di hari kiamat, berupa perbuatan maupun ucapan, ialah akhlak baik, yaitu dengan berwajah ceria, tidak menyakiti, dan mencurahkan kebaikan. Allah Ta'ala membenci orang yang buruk dalam perbuatan dan perkataannya, orang yang kotor ucapan lisannya.

Pelajaran dari hadits ini

  • Keutamaan akhlak mulia, karena ia akan mendatangkan cinta Allah dan cinta hamba-hamba-Nya untuk pelakunya, dan itulah amalan terberat yang ditimbang pada hari kiamat kelak.

Hadits, terjemahan, derajat dan penjelasan: Ensiklopedia Hadits Terjemah, HadeethEnc.com (diambil 2026-11-02). Lihat di HadeethEnc.com