Siapa yang menimpakan keburukan pada orang lain, niscaya Allah akan menimpakan keburukan pada dirinya. Siapa yang menimpakan kesusahan terhadap orang lain, niscaya Allah akan menimpakan kesusahan terhadap dirinya
عن أبي صِرْمة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «مَنْ ضَارَّ ضَارَّ اللهُ بِهِ، وَمَنْ شَاقَّ شَقَّ اللهُ عَلَيْهِ».
Abu Ṣirmah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapa yang menimpakan keburukan pada orang lain, niscaya Allah akan menimpakan keburukan pada dirinya. Siapa yang menimpakan kesusahan terhadap orang lain, niscaya Allah akan menimpakan kesusahan terhadap dirinya."
Sumber: HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
Penjelasan
Nabi ﷺ memperingatkan agar tidak menimpakan keburukan dan kesusahan terhadap seorang muslim pada perkara apa pun dalam urusannya; pada diri, harta atau keluarganya. Siapa yang melakukan hal itu, maka Allah akan menimpakan balasan dan hukuman yang sejenis dengan perbuatannya.
Pelajaran dari hadits ini
- Pengharaman tindakan menimpakan keburukan dan kesusahan terhadap seorang muslim.
- Balasan Allah untuk para hamba-Nya.
Hadits, terjemahan, derajat dan penjelasan: Ensiklopedia Hadits Terjemah, HadeethEnc.com (diambil 2026-11-02). Lihat di HadeethEnc.com