Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan karena sesungguhnya ia adalah sejelek-jelek teman tidur, dan aku berlindung kepada-Mu dari khianat karena sesungguhnya ia adalah sejelek-jelek kawan dekat.
عن أبي هريرة-رضي الله عنه مرفوعاً: «اللهم إني أعوذ بك من الجوع، فإنه بِئْسَ الضَّجِيعُ،وأعوذُ بِكَ منَ الخِيَانَةِ، فَإنَّهَا بِئْسَتِ البِطَانَةُ».
Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- secara marfū', "Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan karena sesungguhnya ia adalah sejelek-jelek teman tidur, dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat khianat karena sesungguhnya ia adalah sejelek-jelek kawan dekat."
Sumber: Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Nasā`i - Diriwayatkan oleh Abu Daud
Penjelasan
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berlindung dari kelaparan, karena sesungguhnya lapar itu adalah sejelek-jelek teman, karena ia menghalangi ketenangan jiwa dan hati. Beliau juga berlindung diri dari sifat berkhianat terhadap amanat orang lain dan amanat sang Khālik, karena khianat itu adalah sejelek-jelek sifat seseorang.
Hadits, terjemahan, derajat dan penjelasan: Ensiklopedia Hadits Terjemah, HadeethEnc.com (diambil 2026-11-02). Lihat di HadeethEnc.com