Rasulullah ﷺ tidak memerangi suatu kaum melainkan setelah mendakwahi mereka terlebih dahulu
Sahih
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: مَا قَاتَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْمًا قَطُّ حَتَّى يَدْعُوَهُمْ.
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- berkata, "Rasulullah ﷺ tidak memerangi suatu kaum melainkan setelah mendakwahi mereka terlebih dahulu."
Sumber: HR. Ahmad dan Baihaqi
Penjelasan
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- mengabarkan bahwa Nabi ﷺ tidak pernah memulai untuk memerangi suatu kaum sampai beliau mengajak mereka masuk Islam terlebih dahulu, kemudian bila mereka tidak menerima dakwah beliau, barulah beliau perangi.
Pelajaran dari hadits ini
- Syarat adanya ajakan kepada Islam sebelum berperang, jika memang Islam belum sampai kepada mereka.
- Nabi ﷺ biasa mengajak mereka untuk masuk Islam. Bila mereka menolak, beliau menawari mereka untuk membayar jizyah. Namun, bila tetap menolak, barulah beliau memerangi mereka. Hal ini sebagaimana tertera di dalam hadis-hadis lainnya.
- Hikmah jihad adalah agar manusia masuk Islam, bukan ingin menguasai mereka maupun harta dan negeri mereka.
Hadits, terjemahan, derajat dan penjelasan: Ensiklopedia Hadits Terjemah, HadeethEnc.com (diambil 2026-11-02). Lihat di HadeethEnc.com