Wadah minum Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pecah (retak), lalu beliau mengambil rantai perak (untuk menambal) tempat yang pecah itu.

Hadis sahih

عن أنس بن مالك رضي الله عنه أن قَدَحَ النبي صلى الله عليه وسلم انْكَسَرَ، فاتَّخَذَ مكان الشَّعْبِ سِلْسِلَةً من فِضة.

Dari Anas bin Malik -raḍiyallāhu 'anhu- bahwasanya wadah minum Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pecah (retak), lalu beliau mengambil rantai perak (untuk menambal) tempat yang pecah itu.

Sumber: Diriwayatkan oleh Bukhari

Penjelasan

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memiliki wadah untuk minum air. Wadah ini retak. Maka Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengambil sepotong perak dan menggunakannya untuk menyambung antara dua ujung yang retak tersebut.

Hadits, terjemahan, derajat dan penjelasan: Ensiklopedia Hadits Terjemah, HadeethEnc.com (diambil 2026-11-02). Lihat di HadeethEnc.com